Seperti memulai perjalanan panjang, berbisnispun perlu persiapan dan strategi matang supaya memiliki produk yang berkualitas serta diterima di masyarakat. Guna menarik minat konsumen maka sangat perlu meningkatkan strategi branding. Salah satu strategi branding produk adalah dengan cara membuat desain produk. Menurut Bapak Noor Udin Ung atau akrab disapa Pak Ung—Dosen Desain Komunikasi Visual School of Design, Universitas Binus—bahwasanya desain adalah doa, produk tanpa desain seperti memulai sesuatu tanpa doa.

Dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan branding bagi UKM, Pak Ung bersama beberapa dosen School of Design, Universitas Binus melalui Program Community Development Binus melakukan pelatihan kepada UKM tentang pentingnya branding bagi usaha mereka. Pelatihan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 4 Februari 2016, di Binus Anggrek Jakarta dengan dihadiri lebih dari 35 UKM yang berasal dari daerah Jabodetabek. Disana, Pak Ung menjelaskan 5 Doa ampuh untuk branding bagi UKM dari segi desain. Simak penjelasannya di bawah ini:

Doa ke 1:  Mengenali Produk Kita

Dalam menerapkan strategi branding, tak jarang para UKM berupaya mendeskripsikan siapa mereka, dan mengabaikan mengapa mereka membangun brand tersebut. Sedangkan, konsumen membutuhkan penjelasan dan jawaban tentang kebutuhan apa yang bisa kita penuhi. Maka, jawaban dari kebutuhan konsumen adalah produk yang kita tawarkan. Pada dasarnya produk yang baik adalah yang memberikan manfaat. Kita harus bisa membedakan apa yang menjadi ciri khas produk kita dengan kompetitor. Ciri khas tersebut bisa dari rasa, warna, bau, basah, jauh, dekat, enak, dan lain sebagainya yang bisa memudahkan kita mengenali dan membedakan produk kita dengan yang lain.

Doa ke 2: Mendesain Nama yang Baik

Nama merek atau brand  adalah aset terbesar kita. Sebaiknya nama merek mengandung deskrpisi dari makna produk yang kita buat. Makna produk setidaknya bisa dilihat dari keaslian, komitmen, nilai, dan pembeda yang bertujuan untuk mempengaruhi produk mudah dikonsumsi oleh konsumen. Selain itu, komponen kata merek yang digunakan hendaknya gampang diingat, simpel lebih baik.

Doa ke 3: Mendesain Identitas yang Baik

Pada dasarnya identitas sebuah brand kurang lebih mencangkup logo. Logo diartikan sebagai pintu gerbang sebuah produk. Logo merupakan identitas grafis yang membentuk sebuah image yang digunakan sebagai alat jual dan promosi dengan tujuan untuk menarik perhatian konsumen dan memudahkan mereka mengenal produk kita. Selain itu, logo juga digunakan sebagai alat pembeda visualisasi yang unik supaya terlihat mencolok.

Doa ke 4: Mendesain Kemasan yang Baik

Seluruh bidang produksi membutuhkan kemasan produk sebagai ajang tawar di mata konsumen. Lebih dari 70% pembelian diputuskan kurang dari 1 detik dan dari jarak kurang dari 1 meter. Display produk dan pengemasan yang unik mempunyai peran besar dalam menarik pesona konsumen dan meningkatan nilai branding di pasaran. Tak hanya itu, kemasan yang unik juga berfungsi untuk meraih kenyamanan konsumen terhadap informasi produk kita.

Doa ke 5:  Mendesain Komunikasi/ Promosi yang Baik

Salah satu alasan utama konsumen terkesan dengan produk kita yaitu karena mereka mempunyai perspektif baik terhadap produk kita. Dari sisi kacamata konsumen, produk yang baik tentunya yang memberi manfaat berupa khasiat, informasi, dan edukasi. Ketika konsumen puas dengan produk kita maka mereka akan melakukan Word of Mouth Marketing (WOM). WOMM istilah yang biasa digunakan dalam kominukasi-promosi dari mulut ke mulut melalui percakapan testiomonial konsumen kepada rekannya berdasarkan pengalaman yang bersifat positif terhadap produk yang mereka konsumsi.

Sumber: www.yayasanbpl.org


Semoga Bermanfaat!

Mau Jadi Pengusaha Melek Hukum?
Tapi Masih Bingung Masalah Hukum?
Yuk tanya langsung aja di:
http://www.prolegal.id/layanan/tanya-jawab-hukum/

Jika Anda membutuhkan informasi lengkap mengenai pendirian badan usaha, silahkan hubungi Hotline kami di nomer 0822-1000-9872 atau email info@prolegal.id.