HARUSKAH MENGUBAH KEPEMILIKAN AKUN PENJUAL DI MARKETPLACE SETELAH MENDIRIKAN PT?

account

Ada 3 tips untuk anda yang bisnis onlinenya sudah mulai dijalankan dengan berbadan hukum PT.

Online sales atau penjualan secara online saat ini menjadi pilihan banyak pengusaha di Indonesia untuk memperjualbelikan barang dagangannya. Dengan menggunakan media online seperti situs pribadi atau akun sosial media untuk menjual barang, pengusaha dapat menekan biaya marketing dan promosi produk, dan juga tidak perlu membayar biaya sewa toko yang cukup signifikan.

Salah satu metode online sales selain melalui situs pribadi dan akun sosial media adalah melalui online marketplace. Di Indonesia, sudah banyak online marketplace yang tidak hanya memberikan wadah bagi pengusaha untuk memasarkan dan menjual produknya, namun juga terhubung dengan jasa pendukung yang telah terintegrasi, seperti jasa pengiriman barang, online payment, dan bahkan opsi kredit untuk mencicil barang yang dibeli. Beberapa online marketplace di Indonesia sudah tidak asing lagi di telinga: Tokopedia, Lazada, dan Elevenia. Ketiga marketplace tersebut merupakan sebagian raksasa online marketplace di Indonesia, yang menawarkan banyak keuntungan dan kemudahan bagi pengusaha.

 

AKUN PENJUAL / SELLER ACCOUNT

Untuk memasarkan dan menjual produknya, pengusaha mendaftar sebagai “Seller” atau “Penjual” pada situs online marketplace. Setelah pendaftaran selesai dilakukan, maka pengusaha dapat mulai memperjualbelikan produknya, tentu sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang ditentukan oleh pengelola online marketplace tersebut.

Pendaftaran pengusahan akan menciptakan suatu akun pribadi untuk penjual, yang disebut sebagai “Akun Penjual” atau “Seller Account”. Akun Penjual terisi dengan data pribadi penjual, yang digunakan online marketplace untuk mengintegrasi aktivitas penjualan yang dilakukan dengan fasilitas yang tersedia kepada Penjual, termasuk melacak jumlah stok produk dan proses pengiriman produk kepada pembeli.

Akun Penjual bersifat khusus bagi masing-masing Penjual, dan pada umumnya seluruh pemilik akun diwajibkan untuk menjaga kerahasiaan akun masing-masing, untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan akun karena kebocoran kerahasiaan.

 

PERUBAHAN BENTUK PENJUAL

Seiring perkembangan usahanya, tidak jarang pengusaha yang memperluas usaha dengan cara mengembangkan bentuk usahanya, dari usaha perorangan atau pribadi menjadi suatu perusahaan atau “PT” (Perseroan Terbatas). Tentunya, perubahan usaha menjadi PT ini mempengaruhi Akun Penjual yang dimiliki pengusaha dalam online marketplace.

Apabila pengusaha ingin terus menjual barangnya dalam online marketplace, namun sebagai PT dan tidak sebagai perorangan, apa yang harus dilakukan?

  1. BACA SYARAT DAN KETENTUAN ONLINE MARKETPLACE

Yang paling pertama harus dilakukan adalah membaca syarat dan ketentuan online marketplace yang berlaku bagi pengusaha sebagai pemilik akun. Syarat dan ketentuan, atau juga disebut sebagai terms and conditions, adalah perjanjian antara pengelola online marketplace dengan pengguna online marketplace, yang isinya mengatur tata cara penggunaan online marketplace, termasuk oleh pengusaha sebagai pemilik Akun Penjual.

Perhatikan ketentuan yang mengatur mengenai kepemilikan akun, terutama ketentuan yang mengatur tata cara pengalihan akun dari satu pihak ke pihak lainnya. Mengapa? Karena, walaupun pengusaha telah sepakat dengan sesama pendiri PT bahwa Akun Penjual dalam online marketplace akan digunakan oleh PT, namun apabila data yang terdaftar adalah data pengusaha perorangan, bagi online marketplace pemilik akun adalah pengusaha tersebut. Sehingga, tanggung jawab atas penggunaan akun pun, akan ditanggung oleh pengusaha yang terdaftar.

 

  1. PERUSAHAAN ADALAH SUATU SUBJEK HUKUM TERPISAH DARI PENGUSAHA PERORANGAN

Tanggung jawab atas usaha, termasuk penggunaan Akun Penjual dalam online marketplace, adalah suatu hal yang penting untuk diklarifikasi ketika pengusaha akan melanjutkan usaha dagangnya sebagai PT dengan Akun Penjual lama.

Walaupun pengusaha merupakan salah satu pendiri PT, namun PT sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 adalah subjek hukum yang terpisah dari para pendirinya. Sehingga, apa yang sebelumnya diusahakan oleh pengusaha tidak dapat dianggap serta merta dilanjutkan usahanya oleh PT, walaupun telah disepakati pengusaha dengan pendiri PT lainnya.

Apa faktor penting yang harus diselesaikan? Hubungan usaha yang akan dilanjutkan dengan pihak ketiga, seperti klien, customer, dan juga penyedia jasa penghubung seperti online marketplace. Apabila pengusaha tidak menyampaikan pemberitahuan kepada pihak ketiga bahwa usahanya dilanjutkan oleh pihak lain yaitu PT, maka pihak ketiga akan terus menganggap bahwa mereka masih terikat dengan pengusaha, dan bukan PT.

 

  1. LAKUKAN PROSES SESUAI DENGAN SYARAT DAN KETENTUAN ONLINE MARKETPLACE

Sehingga, ketika pengusaha ingin meneruskan penggunaan Akun Penjual online marketplace dalam bentuk PT, pengusaha disarankan untuk mengikuti syarat dan ketentuan yang ditetapkan online marketplace dalam mengalihkan kepemilikan Akun Penjual dari pengusaha ke PT.

Apabila hal ini tidak diatur dalam syarat dan ketentuan, kami sarankan untuk segera menghubungi contact center yang disediakan online marketplace.

Namun, apabila pengusaha ingin tetap menggunakan Akun Penjual untuk usahanya sendiri, hal itu dapat dilanjutkan. Apabila PT ingin melakukan usaha perdagangan dalam online marketplace, maka PT harus membuat akun baru sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku dalam online marketplace.

Sekar Ayu Primandani

Ingin mendirikan PT dan mendapatkan konsultasi gratis dari pakarnya, segera hubungi Hotline kami di nomor +62822 1000 9872 atau email info@prolegal.id. kami siap membantu anda!!

Posted in
Whatsapp