Begini Hukumnya Cover Lagu Orang Lain

Begini Hukumnya Cover Lagu Orang Lain

Musik bisa menghilangkan stres? Tak sedikit pihak yang setuju dengan hal ini. Para ilmuwan dari University of Missouri, Amerika Serikat setuju bahwa mendengarkan musik dapat memperbaiki suasana hati. Penelitian yang dipublikasikan dalam The Journal of Positive Psychology ini mengungkapkan, perbaikan mood dan penurunan tingkat stres tampak terlihat setelah dua minggu rutin mendengarkan musik.

Selain mendengarkan musik, sebagian besar masyarakat gemar mengaplikasikan kegemarannya terhadap musik dengan bernyanyi. Tak sedikit pihak yang mengabadikan momen bernyanyinya berupa video maupun voice record yang mereka bagikan di media sosial.

Mulai dari menyanyikan lagu musisi favorit hingga lagu yang diciptakan sendiri. Kali ini, kita akan lebih fokus membahas bagian yang menyanyikan lagu orang lain atau biasa dikenal dengan meng-cover lagu. Pertanyaannya, bolehkah kita meng-cover lagu orang lain? Apakah kita harus minta izin dulu kepada orang tersebut? Mari kita bahas.

Bicara tentang lagu, erat kaitannya dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) terutama Hak cipta. Hak cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Demikian definisi berdasarkan UU No 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (“UU Hak Cipta”).

Dari hak cipta itu muncul hak moral dan hak ekonomi. Hak moral yaitu hak untuk tetap mencantumkan atau tidak mencantumkan nama pencipta pada salinan sehubungan dengan pemakaian ciptaannya untuk umum, menggunakan nama samarannya, sampai mempertahankan haknya dalam hal terjadi distorsi, pemotongan, modifikasi, dan hal-hal lain yang bersifat merugikan kehormatan atau reputasi sang pencipta.

Sedangkan hak ekonomi adalah hak pencipta atau pemegang cipta untuk mendapatkan manfaat secara ekonomi.

Dalam isu mengenai cover lagu, yang kerap menjadi masalah adalah mengenai hak ekonomi. Apalagi jika mereka yang meng-cover lagu mendapatkan keuntungan secara ekonomi dari aktivitasnya itu.

Pasal 9 UU Hak Cipta menyebutkan kegiatan-kegiatan yang dapat dikenakan hak ekonomi oleh pencipta atau pemegang hak cipta, yaitu sebagai berikut :

  1. Penerbitan Ciptaan;
  2. Penggandaan Ciptaan dalam segala bentuknya;
  3. Penerjemahan Ciptaan;
  4. Pengadaptasian, pengaransemenan, atau pentransformasian Ciptaan;
  5. Pendistribusian Ciptaan atau salinannya;
  6. Pertunjukan Ciptaan;
  7. Pengumuman Ciptaan;
  8. Komunikasi Ciptaan; dan
  9. Penyewaan Ciptaan.

Bagaimana kaitan si peng-cover lagu dengan hak yang dimiliki oleh si pencipta?

Pasal 9 ayat 2 pun menegaskan bahwa setiap orang yang melaksanakan hak ekonomi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib mendapatkan izin pencipta atau pemegang hak cipta.

Penegasan berikutnya tercantum pada Pasal 9 ayat 3 : Setiap Orang yang tanpa izin Pencipta atau Pemegang Hak Cipta dilarang melakukan Penggandaan dan/atau Penggunaan Secara Komersial Ciptaan.

Cukup jelas sebenarnya aturan yang menyebutkan bagaimana ketentuannya bagi para peng-cover lagu kepada sang pemegang hak cipta. Selain mencantumkan nama penyanyi asli, memperoleh izin/lisensi dari musisi yang bersangkutan dirasa sangat perlu sebelum kita melakukan cover tersebut.

Izin/lisensi yang dimaksud adalah izin tertulis yang diberikan oleh Pemegang Hak Cipta atau Pemilik Hak Terkait kepada pihak lain untuk melaksanakan hak ekonomi atas Ciptaannya atau produk Hak Terkait dengan syarat tertentu.

Jadi jika anda memang ingin membuat cover lagu, sebaiknya sedari awal anda meminta izin dari pencipta/pemegang hak ciptanya. Jangan sampai di kemudian hari anda tersandung masalah hukum.

Tapi, daripada anda mencari jalan pintas dengan meng-cover lagu orang lain, lebih baik jika kreatifitas anda dalam bermusik dituangkan dalam lagu yang buatan sendiri. Lalu upload ke media sosial. Selain ada kebanggaan memiliki lagu sendiri, lagu anda berpotensi dikenal oleh banyak kalangan.

Kalau sudah begitu sebaiknya segera daftarkan hak cipta lagu anda agar lebih memudahkan anda mendapatkan perlindungan dari sisi hukum.

Masih kurang paham mengenai pendaftaran hak cipta atau tidak punya waktu mengurusnya? Kami dapat membantu Anda. Silahkan hubungi Hotline kami di: 0822-1000-9872 atau email info@prolegal.id.

Author: TC- Singgih Aditia Putra

Posted in
Whatsapp