Alasan UKM / UMKM Harus Berbadan Hukum

Alasan UKM / UMKM Harus Berbadan Hukum

Saat ini, dunia usaha kian hari kian menjamur. Banyaknya bidang usaha yang telah mencakup berbagai macam sektor tentu membuat pelaku usaha harus melakukan inovasi, terobosan, serta “gebrakan” baru terhadap bidang usaha yang dijalankannya. Salah satu tujuan utama bagi seorang pelaku usaha adalah mengembangkan bidang usaha yang dijalankannya dengan harapan ia dapat menghindari berbagai macam kemungkinan terjadinya hal-hal yang merugikan di kemudian hari. Hal ini tentu tidak terkecuali bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

            Dalam menjalankan kegiatan usahanya, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh pelaku usaha. Berbagai macam persiapan perlu dilakukan untuk menentukan secara jelas ke arah mana bidang usaha yang dijalankannya tersebut akan dibawa. Pelaku usaha perlu menentukan bidang usaha yang akan dijalankannya. Selain itu, pelaku usaha juga harus menentukan pasar atau sasaran yang hendak dijadikan target yang dituju. Hal ini perlu dipersiapkan sedari awal untuk menyiasati agar bidang usaha yang ditekuni tersebut dapat terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu di samping kompetisi dalam dunia usaha yang semakin ketat.

            Bagi seorang pelaku usaha pemula, melakukan pendirian badan usaha, baik dalam bentuk PT, CV, ataupun bentuk lainnya menjadi hal yang perlu dipertimbangkan, termasuk oleh pelaku UMKM. Selain dapat berfungsi sebagai wadah, adanya badan usaha ataupun perusahaan yang didirikan tersebut dapat memberikan perlindungan yang tentu saja menguntungkan bagi pelaku UMKM dalam melangsungkan kegiatan usahanya. Akan tetapi, pada kenyataannya memang masih banyak pelaku usaha pemula yang mengurungkan keinginan untuk melakukan pendirian badan usaha dikarenakan adanya keterbatasan modal.

Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa Indonesia merupakan negara hukum, dimana segala macam aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat di dalamnya bukan semata-mata karena kekuatan ataupun kekuasaan sehingga dapat berlaku sewenang-wenang. Dengan demikian, pendirian badan usaha menjadi suatu hal yang perlu dilakukan oleh pelaku usaha sekaligus menjadi bukti kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Pendirian badan usaha yang dilakukan oleh pelaku usaha diharapkan dapat memberikan perlindungan terhadap bidang usaha yang dijalankan oleh pelaku usaha. Hal ini dikarenakan apabila pelaku usaha melakukan pendirian badan usaha terhadap bidang usaha yang dijalankannya, maka dapat dikatakan bahwa badan usaha tersebut telah memperoleh perizinan serta legalitas yang jelas. Dengan demikian, badan usaha tersebut telah mendapatkan jaminan keamanan terhadap kegiatan usaha yang dilakukan.

Izin serta legalitas usaha yang jelas tentu saja membuat bidang usaha yang dijalankan oleh pelaku usaha menjadi lebih diakui keberadaannya. Adanya izin tersebut membuat badan usaha yang dimiliki oleh pelaku usaha dapat dikatakan legal atau memiliki status hukum yang jelas. Hal ini tentu akan menumbuhkan kepercayaan pada konsumen sekaligus mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi di kemudian hari seperti pembongkaran atau pemberhentian badan usaha secara paksa.

Berdasarkan uraian singkat di atas, maka pelaku usaha termasuk pelaku UMKM perlu untuk melakukan pendirian badan usaha terhadap bidang usaha yang dijalankannya. Pendirian badan usaha tersebut membuat bidang usaha yang dijalankan oleh pelaku usaha memiliki status hukum yang jelas sehingga pelaku usaha yang melakukan pendirian badan usaha tersebut sekaligus mendapatkan perlindungan hukum. Adanya perlindungan hukum yang terjamin akan berdampak pada keberlangsungan kegiatan usaha, termasuk rasa aman dan nyaman yang tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha sebagai pemilik, melainkan juga akan dirasakan oleh konsumen.

Referensi: Prosedur pendirian badan usaha 

Posted in ,
1
Mau mendirikan Badan Usaha (PT / CV / Yayasan / Koperasi, dsb)? Konsultasi sekarang
Powered by