Bolehkan Memasukkan KBLI Pendukung Tanpa KBLI Utama Pada Sistem OSS?
“Cari tahu apakah Anda bisa menambahkan KBLI pendukung tanpa harus memiliki KBLI utama di sistem OSS RBA dan apa dampaknya bagi izin usaha?”
Saat mendaftarkan usaha di sistem Online Single Submission (OSS), banyak pelaku bisnis yang bertanya-tanya apakah mereka bisa menambahkan Kode Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) untuk kegiatan pendukung tanpa harus memiliki KBLI utama.
Meskipun terdengar sepele, keputusan ini bisa berpengaruh pada legalitas dan kelancaran izin usaha Anda. Lalu, apakah ini diperbolehkan? dan apa saja dampak yang bisa timbul jika Anda memasukkan KBLI pendukung tanpa KBLI utama? Simak penjelasannya berikut ini untuk memahami lebih lanjut!
Baca juga: Dalam Satu NIB Bisa Berapa KBLI? Cek Faktanya!
Apa itu KBLI Utama dan Pendukung?
KBLI berfungsi untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan jenis kegiatan usaha yang dilakukan oleh sebuah perusahaan atau badan usaha.
Setiap jenis kegiatan usaha diberikan kode tertentu, yang membantu pemerintah dan lembaga terkait dalam memantau, mengelola, dan memberikan izin terkait aktivitas ekonomi yang berlangsung di negara ini.
Dalam sistem OSS, setiap perusahaan diwajibkan untuk memilih KBLI utama dan KBLI pendukung yang sesuai dengan jenis usaha yang dijalankan. Kedua kategori ini memiliki peran yang berbeda dalam menggambarkan kegiatan usaha suatu perusahaan.
KBLI utama adalah kode yang merepresentasikan kegiatan usaha pokok atau inti yang dilakukan oleh sebuah perusahaan. Ini adalah kegiatan usaha yang paling signifikan dan menjadi fokus utama operasional perusahaan.
Jika sebuah perusahaan bergerak di sektor manufaktur, dan fokus utamanya adalah memproduksi pakaian jadi, maka kode KBLI utama yang dipilih adalah kode yang berkaitan dengan produksi tekstil dan pakaian.
Kode ini akan digunakan untuk mencatat kegiatan utama perusahaan yang paling signifikan dan memiliki dampak terbesar terhadap kelangsungan usaha.
Sementara itu, KBLI pendukung adalah kode yang mencerminkan kegiatan usaha tambahan atau “sampingan” yang tidak menjadi fokus utama perusahaan.
Kegiatan ini, meskipun masih berhubungan dengan usaha perusahaan, tidak memberikan kontribusi sebesar KBLI utama dalam hal pendapatan atau pengelolaan operasional. KBLI pendukung dapat mencakup layanan atau produk yang menunjang atau melengkapi kegiatan utama perusahaan, tetapi tidak mendominasi kegiatan perusahaan.
Contohnya, Jika perusahaan yang sama di sektor manufaktur pakaian juga menyediakan layanan pencucian dan perawatan pakaian untuk pelanggan mereka, maka kode untuk layanan ini akan dicantumkan sebagai KBLI pendukung.
Perbedaan mendasar antara KBLI Utama dan KBLI Pendukung terletak pada sejauh mana kegiatan tersebut berkontribusi terhadap pendapatan perusahaan.
Pemahaman yang jelas mengenai perbedaan dan hubungan antara keduanya sangat penting, karena hal ini mempengaruhi proses perizinan dan kewajiban perpajakan yang harus dipenuhi oleh perusahaan.
Baca juga: Jangan Lupa Tambah KBLI Pendukung jika Ingin Perluas Bisnis
Mengapa KBLI Utama Harus Diutamakan Terlebih Dahulu?
- Validasi Sistem
Sistem OSS dirancang untuk memvalidasi terlebih dahulu kegiatan usaha yang paling mendasar dan dominan, yaitu kegiatan usaha utama.
Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan dalam mengidentifikasi jenis usaha yang sebenarnya dijalankan oleh perusahaan. Jika tidak ada KBLI utama, maka perusahaan tidak dapat menggambarkan dengan jelas kegiatan utama usahanya dalam sistem.
- Penentuan Izin Usaha
KBLI utama adalah yang menjadi dasar penerbitan izin usaha. Sistem akan mengeluarkan izin berdasarkan jenis usaha utama, sehingga tanpa adanya KBLI utama, izin usaha yang sesuai dengan kegiatan perusahaan tidak dapat dikeluarkan oleh sistem OSS.
- Pengaturan Pajak dan Regulasi
Pemilihan KBLI utama memengaruhi pengaturan kewajiban perpajakan dan pemenuhan regulasi lainnya yang berkaitan dengan kegiatan usaha perusahaan. Tanpa KBLI utama, sistem tidak dapat mengatur kewajiban pajak dan kewajiban hukum lainnya dengan tepat.
- Keakuratan Data Statistik Ekonomi
Dengan memilih KBLI utama, sistem OSS akan dapat menghasilkan data yang lebih akurat dan representatif mengenai kegiatan ekonomi perusahaan, yang penting untuk perencanaan ekonomi dan kebijakan pemerintah.
Baca juga: Bisnis Berhenti Sementara Perlukah Hapus KBLI di OSS?
Bolehkah Memasukkan KBLI Pendukung Tanpa KBLI Utama?
Pada intinya, Memasukkan KBLI Kegiatan Usaha Pendukung tanpa Adanya KBLI Kegiatan Usaha Utama di Sistem OSS tidak bisa.
Berdasarkan ketentuan dalam sistem OSS, perusahaan tidak diperbolehkan untuk memasukkan KBLI pendukung tanpa terlebih dahulu memilih KBLI utama.
Hal ini disebabkan oleh beberapa alasan berikut:
- Keharusan untuk Memiliki Kode Kegiatan Utama
KBLI utama adalah kode yang menggambarkan kegiatan usaha yang paling dominan dan memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan perusahaan. Tanpa kegiatan utama yang jelas, sistem tidak dapat menentukan izin yang tepat, serta kewajiban yang relevan bagi perusahaan.
- Proses Validasi oleh Sistem
Sistem OSS RBA hanya mengizinkan pengguna untuk memilih KBLI pendukung setelah KBLI utama dimasukkan.
Hal ini mencegah perusahaan untuk memasukkan kegiatan usaha yang tidak memiliki relevansi langsung dengan aktivitas utama usaha mereka, yang dapat menyebabkan ketidaksesuaian dalam pemberian izin atau pengawasan usaha.
- Keamanan dan Kepatuhan Hukum
Memasukkan KBLI pendukung tanpa KBLI utama dapat menyebabkan ketidaksesuaian dalam pencatatan izin usaha dan kewajiban perpajakan.
Pemerintah memerlukan identifikasi yang jelas mengenai kegiatan utama untuk tujuan pengenaan pajak, pengawasan izin usaha, dan perencanaan ekonomi yang efektif.
Tanpa KBLI utama, data yang diperoleh tidak akan valid dan bisa menimbulkan masalah kepatuhan hukum di kemudian hari.
- Kesesuaian dengan Tujuan Pengelompokan Kegiatan Ekonomi
Tujuan dari sistem KBLI adalah untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai sektor ekonomi yang dijalankan oleh setiap perusahaan.
Tanpa KBLI utama, tidak akan ada gambaran yang lengkap mengenai kegiatan perusahaan, yang akan mempengaruhi laporan ekonomi dan kebijakan sektor tertentu yang relevan dengan jenis usaha tersebut.
Jika KBLI tidak sesuai pada sistem OSS RBA, maka akan terdapat sanksi yang mengancam yaitu berupa sanksi administratif.
Anda khawatir dengan izin pendirian usaha anda? Jangan Khawatir hubungi kami Prolegal telah berpengalaman dalam menangani berbagai urusan hukum khususnya perizinan usaha. Silakan hubungi kami dengan cara klik tombol di bawah ini.
Author: Akmal Ghudzamir
Editor: Genies Wisnu Pradana
